Disiplin membebaskan, tanpa disiplin tiada kebebasan

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Disiplin membebaskan

Disiplin membebaskan? Suatu kontradiksi. Karena pada umumnya pengertian disiplin dipastikan suatu ikatan atau aturan yang harus dipatuhi. Ini bertentangan dengan makna suatu kebebasan. Tampaknya ada yang perl dimengerti tentang definisi atau pemahaman tentang arti kebebasan itu sendiri. Dan disiplin yang diterapkan agar mendapatkan kebebasan secara menyeluruh.

Kebebasan secara menyeluruh artinya bebas dalam pengertian holistik. Bebas raga, bebas pikiran serta bebas jiwa. Mind, body, and soul. Jiwa memang bebas, tidak ada satupun jiwa tidak bebas. Jiwa bukanlah roh. Silakan baca ini tentang perbedaannya.

Bagaimana dengan pikiran atau mind? Sejatinya, pikiran pun bebas. Sayangnya, tanpa sadar manusia membudakkan pikirannya terhadap sesuatu. Bisa kenyamanan indrawi, bisa terhadap kebendaan. Inilah pemberhalaan dari pikiran. Pikiran yang terikat pada kenyamanan indrawi. Pikiran yang tidak bisa bebas karena hipnosis massal. Pikiran yang terbelenggu oleh kata orang. Hanya ‘kata’, tetapi bisa menciptakan kekacauan massal.

Untuk itu semua, maka dibutuhkan adanya suatu disiplin membebaskan….

Penyebab Keterikatan

Keterikatan adalah sumber kesengsaraan. Sumber penyakit badaniah. betul bukan keterikatan tubuh. Bahkan seorang Nelson Mandela pernah menyampaikan bahwa walaupun tubuh dipenjara selama 27 tabun, namun tiada seorang pun yang bisa memenjarakan pikiran.

Dengan kata lain, sesungguhnya yang memenjarakan atau mengkerdilkan pikiran bukanlah pembatasan gerak tubuh, tetapi diri sendiri. Inilah ketidaktahun. Bodoh bukan karena tidak tahu, tetapi tidak mau tahu. Piiran kita bisa meluas tanpa batas, namun ketidakmautahuan atau kebodohan ciptaan kita yang menciptakan keterbatasn pikiran. Dari sini mulai terjadi proses penyengsaraan diri.

Kemauan diri sendiri untuk menjadi budak lingkungan yang membuat seakan kita tidak bebas. Ketidakmautahuan akan pengetahuan sejati sebagai pemicu keterikatan pikiran.

Kebebasan Mind

Pikiran atau gugusan atau cara berpikir bisa bebas bila kita patuh pada suatu disiplin. Disiplin yang diciptakan atau dibuat oleh seorang yang memiliki kebebasan dari keterikan kenyamanan indrawi. Dialah seorang Guru Sejati. Dia juga sebagai alat untuk menggapai kebebasan secara holistik. Mereka adalah para suci atau avatar yang memahami kesejatian diri Nya.

Dalam suatu perkumpulan yang dibuat oleh seseorang yang telah mengalami kebebasan itulah dibuat atau ditegakkan suatu disiplin yang bertujuan untuk kebebasan mind atau pikiran sehingga yang ada adalah kebahagiaan. Bukan penderitaan atau kesengsaraan.

Disiplin seperti inilah yang membebaskan. Bebas dari keterikatan dunia. Bebas dari anggapan bahwa kebendaan bisa membuat orang bahagia. Mengikatkan diri sendiri pada disiplin seperti inilah yang membawa menuju kebahagiaan sejati.

Silakan simak video berikut ini tentang kebebasan atau kemokshaan:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 − nine =

Scroll Up