Energi Meditasi VS Energi non Meditasi

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Energi Meditasi

Energi Meditasi adalah energi hasil akses dengan Sumber Segala Energi dan tidak terbatas (Bhaja Govindam by Anand Krishna). Energi ini berasal dari diri sendiri. Sifat energi meditasi membebaskan atau unscrew dari dunia. Meditation Unscrew You. Bila kita sering melakukan meditasi bersama dengan bimbingan seorang pemandu yang sama, dengan sendirinya akan terbentuk suatu kolam energi atau Pool of Energy. Semakin sering kita melakukan latihan bersama, semakin besar jumlah energinya. Ini sebabnya bila seseorang datang dan hanya duduk diam saja akan merasakan manfaatnya.

Ketika seseorang melakukan latihan, saat itu ia menghubungkan dirinya dengan Sang Maha Sumber energi. Getaran pikirannya memancar. Dan ketika ada seseorang yang memiliki cara pandang sama melakukan hal yang sama, maka keduanya akan saling berinteraksi. Dan mereka yang berkumpul membicarakan kemuliaan Nya, maka akan menciptakan seuatu kolam energi yang mulia. Hasilnya bukan satu kali, tetapi dua kali satu bagi setiap orang. So, semakin banyak orang semakin banyak manfaat yang diperolehnya.

Karena sift Sang Maha Energi tunggal tidak bergantung, maka mereka yang sering mengaksesnya juga akan mendapatkan kebebasan. Tidak bergantung pada sesuatu untuk berkarya. Ada kepuasan tersendiri sehingga kita memiliki energi berlimpah. Energi yang hidup dan menghidupkan.

Energi non Meditasi

Di luar tempat berlatih meditasi juga ada kolam energi, kumpulan energi hasil dari konflik, friksi, dan hasil clash of egos. Energi yang diperoleh dari friksi. Jangan dianggap bahwa ketika seseorang menebarkan kemarahan atau kebencian adalah orang yang memiliki energi lebih, mereka adalah kelompok yang butuh energi. Mereka vampir energi.

Mereka yang menebar kebencian kurang energi. Oleh karenanya mereka mengharapkan perhatian orang lain. Ketika kita menimpalinya berarti kita memberikan perhatian. Pemberian perhatian inilah yang membuat mereka merasa kuat. Mereka merasakan mendapatkan dukungan, mereka mendapatkan tambahan energi.

Kumpulan energi non meditasi bersifat merusak. Sekali kita terjebak dalam kolam energi jenis ini berkembang atas kebutuhan mendapatkan tambahan. Mereka butuh dukungan. Mereka bergantung pada orang lain. Mau bukti? Ketika tidak ada yang menimpali atau memberikan perhatian, mereka akan kecewa. Rasa kecewa dan marah membuktikan ketergantungan dirinya atas perhatian orang lain.

Ada bukti lainnya. Silakan baca ini.

Selanjutnya terserah kita masing-masing, mau hidup penuh ketergantungan yang pada ujungnya membuat kita tidak bahagia. Atau kita melakukan akses ke dalam diri sendiri. Menghubungkan diri dengan Sang Maha Sumber Energi. Dia tidak bergantung pada sesuatu pun untuk keberadaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − two =

Scroll Up