Gaya hidup Hindu lah sebagai solusi dunia

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Gaya Hidup Hindu

Gaya Hidup Hindu tidak dimaksudkan menjadi orang beragama Hindu. Hindu bukanlah agama, tetapi suatu peradaban yang memiliki budaya tinggi. Selama ini Hindu dianggap sebagai suatu agama, inilah yang membuat istilah Hindu menjadi sempit. Hanya bila kita mau membuka diri secara luas dengan membaca sejarah bisa mejadikan diri dewasa. Hal yang sering kita tidak mau tahu adalah sejarah bukanlah suatu potongan kisah sebagaimana kita inginkan. Sejarah adalah rangkaian peristiwa atau kejadian tanpa keterputusan.

Mengambil pelajaran dari sejarah, maka kita bisa memetik suatu pelajaran bahwa ada suatu pola gaya hidup atau life style yang terbukti membuat tatanan suatu masyarakat hidup damai dengan penuh kebahagiaan. Salah satu yang pernah diimplementasikan adalah gaya hidup cara Hindu. Dan ternyata terbukti bisa membawa perubahan bagi lingkungan masyarakat di masa lalu.

Untuk itu, kita berupaya mempelajari dan menyadari bahwa gaya hidup kita saat ini tidak mewujudkan rasa aman dan tenang. Gaya hidup atau life style Hindu lah di masa lalu yang membawa kesejahteraan bagi umum. Gaya hidup yang tentu didasari atas kepentingan umum. Atau yang memberikan manfaat bagi kedamaian dunia. Bukan hanya bagi golongan atau kelompok tertentu. Demikian pula sifat alam seperti matahari, air, bumi, udara, atau angin.

Moksha atau Kebebasan

Kebebasan atau moksha adalah pencapaian akhir dari penerapan life style Hindu dalam keseharian. Dari peradaban Sindhu bisa dipetik 4 langkah yang membuat manusia bahagia. Ketika seseorang bisa menggapai hidup secara bebas, maka disebut Jeevan Mukti-hidup di dalam dunia tetapi tidak terikat dengan materi (Bhaja Govindam by Anand Krishna).

Dari buku yang sama:

Moksha atau Mukti, kebebasan bukanlah sesuatu  yang anda peroleh setelah kematian. Saya harus mengulangi hal ini sekali lagi, karena banyak orang menyalahtafsirkan moksha sebagai lenyapnya badan ikut masuk ke surga saat kematian.

Bila seseorang bisa merasakan kebebasan, dapat dipastikan ia bahagia. Bahagia bukan karena suatu benda, tetapi bahagia tanpa diketahui dari mana asalnya. Mungkinkah hal itu? Sangat mungkin, dan video di bawah ini jawabannya:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + 14 =

Scroll Up