Manfaat otak yang rumit atau kompleks…

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Manfaat Otak

Kegunaan atau manfaat otak yang susunannya begitu rumit atau kompleks adalah untuk mengembangkan intelejensia. Bila hanya untuk pintar, maka tidak dibutuhkan bagian otak yang disebut Neo cortex. Bagian ini seakan merupakan suatu bagian otak yang ditempelkan begitu saja. Bagian ini terletak di depan. Sedangkan bagian belakang disebut limbik. Otak yang mirip pada hewan.

Bila hanya untuk urusan dunia atau yang berkaitan dengan kenyamanan indrawi, makan, tidur dan seks; manusia tidak butuh Neo cortex. Karena hewan juga hanya butuh makan, tidur dan seks.

Mungkin ada yang berargumen bahwa hewan tidak butuh kekuasaan. Coba perhatikan hewan. Mereka tidak akan menggigit atau menyerang ketika batas amannya tidak merasa terancam. Dengan kata lainnya, mereka memiliki kekuasaan wilayah.

Mata ke tiga

Pada umumnya penafsiran terbukanya mata ke tiga sebagai suatu kekuasaan atau kewaskitaan ataupun bisa bisa bertemu secara batin dengan para avatar atau para suci yang sudah meninggal.

Mata ke tiga dibutuhkan untuk memilah. Untuk pause sesaat sehingga kita bisa menghadapi suatu keadaan secara responsif. Menghadapi keadaan secara reaktif hanyalah dimiliki otak hewan. Bagian otak limbik yang merasakan suatu ancaman. Flight atau fight. Melawan atau lari. Inilah bentuk reaktivitas. Hanya berdasarkan insting.

Manusia yang memahami manfaat Neo cortex akan menarik diri sesaat sebelum melakukan tindakan yang akan dilakukan. Jenis manusia ini akan menentukan langkah yang tepat sehingga hasil akhir tindakannya memberikan manfaat secara umum. Bukan hanya bagi golongan atau kelompoknya sendiri.

Jadi Manusia 

Banyak orang akan marah dan membantah bahwa ini tidak mungkin. Kita sudah manusia kan? Benarkah demikian?

Seorang yang layak menyatakan diri sebagai manusia bila dan bila intelejensia nya sudah berkembang. Bagian otak hewaniahnya tidak lagi berkuasa. Hal ini dengan mudah bisa dilihat dari pikiran serta perbuatannya. Bila masih berkisar makan, minum, tidur dan selangkangan, ia belum jadi manusia seutuhnya. Hanya tubuh fisik nya manusia tetapi dalam pikiran, ucapan serta tindakannya masih jadi budak nafsu indrawinya.

Mari kita simak video di bawah ini:

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − eighteen =

Scroll Up