Mengatasi penderitaan…….

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Penderitaan

Penderitaan terjadi jika keinginan kita tidak terpenuhi. Semuanya dasarnya adanya masalah dalam diri kita. Bukan dari luar diri. Seakan kita bisa memperbaiki keadaan di luar. Sesungguhnya, kitalah sebagai sumber masalah. Segala sesuatu yang kita lontarkan ke luar merupakan cerminan diri kita.

Rasa derita terjadi ketika kita salah menempatkan kesadaran kita. Dan bila kita tidak move on dari level kesadaran yang menyebabkan penderitaan, kita tidak akan bisa mengatasi penderitaan. Kita akan terus berkeluh kesah. Alhasil, kita tidak meningkat dari kesadaran yang dipahami oleh umum. Dengan kata lain, kita berada dalam kondisi stagnant. Ini bukan tujuan kelahiran.

Tujuan Kelahiran

Tujuan keberadaan di bumi bisa di baca secara lengkap di sini. Dan bila penyebab kelahiran kembali di bumi adalah ketika ada rasa rasa bersalah pada tingkat emosi. Keterikatan pada level fisik dan emosi/perasaan adalah penyebab utama kelahiran kembali ke bumi. Dan lucunya, setelah berada di bumi kita lupa kesalahan masa lalu. Kita lupa bahwa sesaat setelah kematian tubuh, pikiran kita dibawa untuk refleksi terhadap semua kejadian yang kita alami dalam kehidupan.

Sukses atau tidak tujuan kelahiran kita di bumi terjadi bila saat kita hidup bisa memebçbaskan diri dari keterikatan. Inilah sebabnya moksha hanya dan hanya bisa terjadi di saat hidup. Bukan setelah kematian tubuh. Perbuatan baik dan buruk yang kita lakukan di bumi dengan tujuan akan menjadi penyebab kelahiran kembali. Pikiran yang menyimpan memori bahwa kita pernah berbuat baik akan menjadi bibit kelahiran kembali.

Rasa kasih

Dalam video di atas, kita baru memahami bahwa sesungguhnya kita belum kenal kasih atau cinta. Bahkan sering kali kita tidak bisa membedakan antara kasih dan kasihan. Kasih itu pahit rasanya, tetapi menyembuhkan. Bagaikan rasa obat, pahit tetapi membuat kita sembuh dari sakit. Kasihan biasanya manis, tetapi membuat orang yang dikasihani tidak bertumbuhkembang. Bahkan bisa mematikan bagi yang dikasihani.

Banyak kejadian di sekitar kita sesungguhnya kita menjadi sumber ketidaknyamanan. Dalam uraian video di atas bahwa si anak bisa merasa nyaman bila kehadiran bapak atau ibunya tidak ada. Namun karena Ge-Er, maka seakan si ibo atau baka merasa dibutuhkan bagi si anak. Menarik!!!!

Dengan kata lain, kita harus waspada atau mawas diri, apakah memang kita sebagai sumber masalah atau penyelesai masalah. Bila yang ada dalam diri kita kotoran, maka yang kita lontarkan adala kotoran yang membuat suasana menjadi sumber kekacauan………

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 2 =

Scroll Up