Asura, itulah orientasi pendidikan kita………

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Asura

Asura merupakan lawan kata Sura. Sura adalah perilaku atau sifat yang selaras dengan alam atau menghormati alam. Selaras dengan alam berarti pola hidup yang saling bersinergi dengan alam. Kita tidak bisa hidup tanpa dukungan alam. Apa yang kita produksi atau keluarkan dari tubuh kita menjadi zat yang bisa menhidupi alam. Misalnya, CO2 yang kita hembuskan akan menjadi napas yang menghidupkan tumbuh-tumbuhan. Sebaliknya O2 yang diproduksi tumbuhan menghidupi manusia.

Asura merupakan pola pendidikan yang hanya mengandalkan kepintaran atau berorientasi teknologi. Memang teknologi merupakan alat yang mempermudah kehidupan manusia. Tetapi, ketika kecanggihan teknologi menjadi alat yang memperbudak manusia, maka akan menjadi bencana. Bom merupakan teknologi Hasil pemikiran manusia, tetapi sayangnya banyak orang yang menyalah gunakan untuk memaksakan kehendaknya.

Orientasi Pendidikan

Bila kita mau terbuka, kita bisa melihat bahwa arah pendidikan kita bernuansakan Asura. Bahkan bukan lagi berlandaskan Sura. Membangunkan kemanusiaan dalam diri manusia. Padahal, inilah tujuan kita lahir di muka bumi. Di sekolah kita hanya diajarkan mengembangkan kepintaran kita. Lihat saja ketika seorang anak ditanya, “Mau jadi apa nak, cita-citamu ketika besar?”

Pasti jawaban yang kita peroleh dipastikan berorientasi pada kesuksesan bendawi. Orientasi kesuksesan bendawi merupakan pola pikir para Asura. Pola pikir yang hanya mengandalkan kesuksesan bendawi merupakan tingkat kesadaran paling rendah; Manamaykosha. Lapisan paling luar yaitu yang hanya melihat tampilan luar.

Inilah sift para raksasa.

Tujuan Pendidikan

Tujuan utama pendidikan adalah mengubah pola pikir yang bertujuan mentransformasi intelektual menjadi intelejensia, Buddhi. Inilah pola yang kita lupakan yang sesungguhnya sudah digariskan oleh para Founding Fathers kita: ‘……Bangunlah Jiwanya Bangunlah Raganya…..”

Membangunkan Jiwa berarti membangunkan kemanusiaan dalam diri manusia. Dengan kata lain menjadi manusia yang ber-Budaya. Inilah yang dikembangkan di Sekolah One Earth School (OES) di Kuta, Bali. Inilah cara menjadikan manusia menjadi Sura. Mereka yang menghargai sesama makhluk hidup.

Kemajuan teknologi yang pada akhirnya membunuh kehidupan ini sekarang sudah mencapai titik puncaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − ten =

Scroll Up