Bangga melihat hantu???

2 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Meditasi | Pengembangan Diri 2 Comments

Melihat hantu

Melihat hantu bukan merupakan sesuatu yang hebat. Sebaliknya membuktikan bahwa orang tersebut masih berada pada tingkat frekuensi rendah. Hal ini bisa dijelaskan sebagai phenomena alam biasa atau dijelaskan secara fisik. Bukan hal yang ghaib.

Hantu adalah roh yang penasaran. Dengan kata lain bahwa mereka yang menjadi hantu mati secara todas sadar. Tidak rela bahwa memang saatnya untuk mengakhiri hidup di dunia. kematian tubuh adalah keniscayaan. Tanpa adanya kematian tubuh, evolusi terjadinya proses intelektual menjadi intelejensia terhambat.

Pemahaman Roh

Roh terdiri dari gugusan pikiran serta perasaan. Yang termasuk dengan perasaan atau emosi adalah keinginan, kemarahan, kekecewaan, dan lain sebagainya Selma masa tubuhnya hidup. Jadi tyda mengherankan ketika seseorang yang matinya tidak wajar bergentayangan. Emosi selama hidup membebani sehingga ia belum terpuaskan. Penasaran….

Mind atau gugusan pikiran yang selalu memikirkan materi juga memiliki sifat materi. Sang Buddha Gautama pun mengatakan hal sama, mind adalah datu. Datu berarti materi dalam Bahasa Sanskrit. Para fisikawan pun sekarang menyebutnya sebagai dark matter. Sejenis materi yang tidal dikenal tetapi meliputi kurang lebih 97%. Materi yang dikenal hanyalah 3%.

Frekuensi Rendah

Benda yang kita bisa lihat merupakan getaran. Semakin rendah getarannya semakin rendah frekuensinya. Kipas angin yang berputar sangat cepat tidak bisa dilihat. Saat putaran semakin pelan bentuk sebagai kipas angin semakin jelas.

Segala sesuatu di alam ini berupa getaran. Semakin tinggi frekuensinya semakin tidak terlihat oleh mata kasat. Mata hanya sarana atau alat untuk melihat. Yang bisa menyatakan bentuk adalah pikiran manusia. Sedangkan pikiran juga getaran.

So, saat manusia dalam keadaan ketakutan sesungguhnya ia beraad pada frekuensi geraram rendah. Ini sebabnya saat seseorang ketakutan, ia bisa melihat hantu. Saat itu frekuensi getaran pikirannya rendah. Ini hukum ketertarikan atau The Law  of Attraction (LoA).

Dalam video ini bisa Svami Anand Krishna menjelaskan secara detail:

Meditasi

Meditasi adalah alat atau tool untuk menaikkan frekuensi. Saat seseorang melakukan perjalanan ke dalam diri atau Inner Journey, ia senang mengakses Ilahi yang ada salami diri. Dia ada dimana-mana. Di luar dan di dalam diri. Sangat amat sulit mengakses Dia yang di luar. Sangat amat mudah berhubungan dengan Dia yang ada dalam diri sendiri. Yang dibutuhkan hanya keterbukaan diri.

Semakin dalam melakukan perjalanan ke dalam semakin membuat ferkuensi getaran meningkat. Ini sebabnya seseorang yang pada awalnya melihat hantu bisa tidak lagi melihat seiring semakin intens ia mengakses Dia yang ada dalam dirinya. Banyak orang yang sangat jelas melihat makhluk halus hidup menderita. Ia bahkan tidak lagi bisa membedakan antara manusia dan makhluk halus. Ia tidak merasakan ketenangan dalam menjalani hidup.

Masih ingin melihat hantu????

Silakan menilai sendiri…….

 


  1. Muhtadien - Januari 16, 2019

    Trus… Klu mo melihat dan ketemu roh yg cukup berkesadaran atau dewa gimana pak ?
    Aku pernah baca ( entah benar atau tdk ) konon pusaka jaman dulu seperti keris gi jaga oleh jenis dewa yg tidak terlalu tinggi pangkat nya…

    • Terima kasih atas komentarnya,
      Saya bertanya balik: ‘Apakah ada gunny ketemu dengan roh? Karena bila dia masih bisa dihubungi berarti dia belum bebas juga. Roh yang masih bebas bergentayangan berarti pikirannya juga masih terikat dengan kebendaan.
      Selain itu dengan kita menghubungi mereka, kita menghambat perjalanan evolusinya.
      Pikiran kita penuh jebakan; Tampaknya kita bisa berhubungan, padahal hanya ilusi pikiran kita sendiri.
      Karena kita masih berbadan sebaiknya berkomunikasi uantuk mengetahui ttg kebenaran juga melalui panca indra kita. Saya jamin ada seseorang yang pernah mencapai alam sana. Dan kemudian kembali untuk memberikan kabar.
      Orang superit itu adalah seseorang yang telah mengetahui masa lalu kehidupannya. Dalam arti mereka mengetahui jadi siapa pada kehidupan sebelumnya.
      Silakan baca ini:

      Yang ada pada pusaka adalah energi ciptaan si pembuat. Bila si pembuat ingin mengisi dengan kekuatan seekor naga atau harimau, maka itu pula yang ada pada pusakan tsb. Nah mungkin pertanyaannya, bagaimana orang lain juga bisa melihat seperti itu?
      Karena saat itu, yang berupayu ingin melihat berada pada frekuensi getaran pikiran sama sehingga bisa melihat. Tidak beda bila kita melihat benda kasar. Kita bersama pada frekuensi yang sama….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × five =

Scroll Up