Berbahayanya Introvert

0 Filsafat | Kesehatan | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Introvert

Tentu sudah semua orang kenal istilah introvert. Mungkin yang dikenal secara umum adalah introvert jenis yang suka menyendiri dan tidak berani bergaul. Jenis lainnya adalah yang terlihat bukan introvert. Jenis ke dua ini terlihat tidak sakit sepertinya. Ia bisa ketawa-ketiwi dalam pergaulan, namun di balik itu, ia sesuangguhnya depresi. Jenis ini yang belum dikenal umum.

Seorang Bintang film Bollywood yang sedang naik daun, baru-baru ini diberitakan meninggal karena gantung diri. Ia sedang naik daun, karena ta

mpilan pertama di suatu sinetron atau opera sabun membuatnya sangat terkenal. Ia sangat sukses dan cerdas. Saat sekolah, ia selalu mendapatkan rangking. Bahkan ia diterima di suatu perguruan tinggi yang lebih hebat dari MIT di US. Konon kabarnya, barang siapa diterima di PT di India ini, pastilah diterima di MIT.

Introvert

Rangking

Rangking yang sekarang menjadi patokan atau standart keberhasilan seorang siswa sesungguhnya tidak menjadikan seorang anak didik berkarakter. Rangking membuat seorang anak didik merasakan kebanggan karena pujian dan sanjungan. Ini berakibat pada ego yang semakin membesar. Secara tidak langsung, ego ataumind ini membesar dan membesar. Pada ujungnya akan membuatnya sebagai identifikasi diri. Ia terselubung identifikasi palsu bentukan lingkungan.

Tujuan pendidikan bukanlah rangking, tetapi memunculkan yang terbaik dari seorang anak. Rangking tidak menjadikan anak sebagaimana semestinya ia tumbuhkembang.

Dampak Introvert

Seorang yang menderita sakit ini akan mencari teman curhat untuk mencari sandaran. Celakanya, tanpa disadari adalah bahwa secara otomatis atau hukum alam, si teman curhat juga memiliki gangguan sejenis. Demikian pula yang terjadi pada Bintang Bollywood ini.  Disha Salian juga masih sangat muda saat meninggal karena bunuh diri juga. Ternyata Disha Salian ini juga menderita introvert jenis ke dua, bisa tertawa dengan cria untuk menyembunyikan gangguan mental ini.

Seorang yang menderita gangguan mental ini akan selalu mencari atau mengikuti kursus-kursus online. Karena keintrovertannya, ia ingin mendapatkan pengakuan dengan cara banyak mengikuti program-program online yang bisa membuatnya lebih diakui. Namun ia tidak menyadari bahwa hal ini berakibat semakin membebani pikirannya.

Silakan simak video di bawah ini yang menjelaskan secara rinci tentang dampak dan penyebab introvert:

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × three =

Scroll Up