Covid 19, tanda kasih Tuhan

0 Filsafat | Kesehatan | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Covid 19

Sesungguhnya Covid 19 bukanlah musuh, ia kiriman dari Dia yang mengasihi kita. Tanda kasih ini sering kita salah persepsikan. Bila kita bisa memahami pelajaran ini, kita akan mengalami kenaikan tingkat dalam segi evolusi kesadaran. Selama ini kita abai terhadap kesehatan tubuh sendiri. Kita lupa bahwa tubuh adalah  kendaraan Jiwa dalam permainan di alam ini.

Sesungguhnya virus yang diberi nama Covid 19 ini bukanlah barang baru, hanya mutasi lain dari virus yang sudah pernah dikirimkan sebelumnya. Tetapi tampaknya peringatan yang lalu tidak begitu dirasakan oleh manusia sejagat ini. Hal ini karena tidak berdampak luas; terlokalisir sehingga dianggap hanya untuk daerah tertentu.

Pesan Alam

Bila kita melihat peta sebaran yang ke seluruh negara, dapat ditarik kesimpulan bahwa sesungguhnya kita telah lupa atau bahkan mengabaikan pesan alam.

Ada lima pesan yang telah kita abaikan. Dan bila kita renungkan sesungguhnya lima hal ini sangat bermanfaat menunjang kesehatan tubuh kita. Bila kita sehat serta hidup berlandaskan lima hal tersebut, maka si virus Covid 19 pun akan hengkang.

Relevansi Pesan

  • Namaste bermakna agar kita tidak terlalu sering bersentuhan dengan manusia lainnya. Salam ini telah diberikan oleh leluhur kita. Mereka sangat amat menyadari bahwa sentuhan pada indrawi membuat kita sangat terkondisi oleh kenyamanan indrawi. Inilah bentuk keterikatan duniawi.
  • Pranayama atau pengaturan aliran kehidupan. Pranayama bisa diperoleh melalui latihan pengaturan pernapasan. Bila pola aliran kehidupan tertata dengan baik, maka kita bisa dengan mudah berhubungan dengan Dia. Dengan kata lain, kita bisa selaras hidup dengan alam; tidak merusak alam.
  • Vegetarian bermakna bahwa selama ini kita telah banyak menyakiti makhluk hidup lain yang memiliki kualitas mind yang sudah berevolusi kesadarannya. Mereka adalah masa lalu kita manusia.
  • Rempah atau empon-empon adalah herbal untuk menunjang kesehatan kita. Kita selama ini telah begitu bergantung pada obat modern yang sesungguhnya merupakan racun bagi tubuh kita. Banyak hali telah mengingatkan bahwa banyak efek samping dari obat kimiawi dalam jangka panjang. Kita terbudakkan oleh bisnis.
  • Kremasi atau pembakaran mayat. Virus Covid 19 bisa dimatikan oleh api. Dengan cara membakar mayat juga mempercepat proses kelahiran kembali. Selain itu juga mengingatkan pada kita semua bahwa sejatinya tubuh kita tidak abadi. Namun yang berulang eksis di bumi adalah mind yang harus ditingkatkan kualitasnya.

Nah untuk mengatasi sang virus Covid 19 yang butuh kita lakukan adalah memutuskan atau tidak bersentuhan dengan orang lain, dan lakoni hidup sehat melalui lima hal tersebut….

Sekali lagi, si virus adalah tanda kasihNya agar kita lebih memahami tujuan kelahiran kita.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × four =

Scroll Up