Duduk diam bukanlah Meditasi

0 Filsafat | Inspirasi | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Meditasi

Meditasi adalah laku kehidupan. Pengertian meditasi sebagaimana dituliskan dalam buku Zen Sebagaimana Dilakoni oleh Bodhidharma by Anand Krishna:

Dhyana berarti Meditasi, bukan mindfulness, bukan konsentrasi, tetapi suatu keadaan saat mind atau gugusan pikiran terlampaui, sementara konsentrasi masih menjadi urusan mind.

Dharana 

Ketika seseorang duduk diam dalam jangka waktu cukup lama sesungguhnya ia dalam keadaan perenungan atau dalam istilah Yoga disebutkan sebagai laku Dharana. Bagian dari 8 Bagian Yoga. Dengan duduk diam serta perhatian diarahkan pada ke luar masuknya napas, seseorang semakin tenang dan nyaman pikiran serta perasaannya. Ada korelasi erat antara napas dan pikiran.

Semakin panjang dan dalam penarikan serta pengeluaran udara melalui napas semakin tenang pikiran seseorang. Perbandingan  napas, detak jantung dan denkut pikiran kira-kira 1:3:9. Satu kali napas, 3 detak jantung, 9 denyut pikiran. So, semakin cepat napas semakin kacau pikiran.

Pelampauan Pikiran dan Perasaan

Kembali definisi di atas, Meditasi adalah suatu keadaan ketika pikiran dan perasaan terlampaui. Pikiran dan perasaan berkaitan erat dengan ego. Keduanya berkaitan erat dengan kepentingan diri atau erat terkait degna kenyamanan indrawi. Dengan kata lain, bahwa ketika pikiran dan perasaan terlampaui, seseorang dalam keadaan melihat segala sessuata demi kepentingan umum.

hal ini terlihat dari perilaku atau sifat para suci dan avatar. Mereka tidak lagi mementingkan kepentingan diri. Mereka hidup selaras dengan alam. Mereka menata diri dan mengangkat kemanusiaannya. Mereka telah menjadi manusia seutuhnya. Di atas segalanya, mereka memahami tujuan kelahiran di dunia. Sebagai pemandu kehidupan bagi yang membutuhkan perjalanan ruhani.

Kesadaran

Kepedulian akan keberlangsungan kehidupan merupakan kesadaran para suci. Kehadiran mereka di muka bumi untuk menarik kesadaran kita yang selama ini tertarik ke luar. Ketertarikan kita ke alam bendawi membuat kita lupa bahwa kebahagiaan Tidak terletak pada gemerlap harta benda. Banyak orang tidak waras lagi dengan menganggap bahwa sema kin banyak harta semakin bahagia.

Kita bisa lihat di sekitar kita, di layar kaca dipertontonkan jumlah uang yang tersimpan di rekening bank. Atau seseorang yang dengan bangga memamerkan jumlah harta kekayaan yang dikenakan. Dan lucunya, tontonan seperti ini digemari oleh banyak orang. Ada juga yang tidak sadar bahwa model baju Sebagaimana ukuran kesucian hati seseorang. Perilaku seperti ini jelas bertentangan dengan sifat para suci.

Inilah ketidaksadaran duniawi. Ketidakpedulian terhadap perilaku hidup para suci………..

Meeka jaag dari hidup meditatif. hidup penuh secara sadar akan jati dirinya……

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 + eighteen =

Scroll Up