Iblis dan setan serta turunannya bukanlah ciptaan Tuhan…

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Iblis dan Setan

Ya, iblis dan setan bukanlah diciptakan oleh Tuhan. Segala hal buruk diciptakan oleh pikiran manusia. Karena sesungguhnya Dia tidak berkepentingan untuk menciptakan iblis dan setan. Yang berkepentingan menciptakan iblis dan setan serta turunannya adalah pikiran manusia sebagai akibat keserakahannya.

Sejatinya yang selama ini kita sebut sebagai Tuhan melampaui pikiran manusia. Tidak seorang pun bisa memahami Nya. Bagaimana mungkin seekor ikan memahami air? Yang bisa mengetahui bahwa ikan dan air bisa dipisahkan adalah yang tidak berkepentingan dengan air dan ikan. Sedangkan bagi sang ikan, ia hanya bisa bergerak untuk mencari makan dan kegiatan lainnya.

Pikiran pencipta

Segala sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi kenyamanan indrawi diciptakan oleh pikiran manusia. Iblis dan setan pun demikian. Saya percaya bahwa sebagian besar dari pembaca pernah mendengar tentang pesugihan dengan berbagai bentuk. Berita baiknya adalah bahwa semuanya ciptaan pikiran manusia. Bukan Dia yang menciptakan.

Sesungguhnya bila kita mau merenungkan lebih dalam, Sang Maha Jiwa Agung atau disebutkan pula sebagai Hyang Widhi atau Tuhan dan banyak sebutan lain lagi hanyalah berfungsi sebagai layar. Hanya sebagai saksi yang tidak ikut campur tangan dalam kehidupan manusia. Bukan kah kita semua mengalami ini dan itu karena ulan kita sendiri? Yang berlaku di bumi ini adalah hukum sebab akibat. Dia lah yang menciptakan hukum alam ini.

Bagaimana mungkin?

Banyak yang akan menyangsikan akan hal ini. Jika adanya pesugihan dalam berbagai bentuk diciptakan oleh pikiran manusia, bagaimana bisa dilihat atau dirasakan oleh orang lain? Tidak aneh. Bila ada dua orang, misalnya A dan B, maka bila gelombang pikiran mereka pada frekuensi yang sama, maka yang dilihat A juga dapat dilihat oleh si B.

Yang unik adalah ketika pikiran dari sekian puluhan atau belasan atau bahkan sampai jutaan, maka kumpulan massa getaran pikiran yang sedan emmikirkan sesuatu yang serupa bisa mewujud dalam bentuk energi sebagaimana yang dibyangkan dan dipercaya keberadaannya.

Jangan lupa bahwa Dia Sang Maha Jiwa Agung tidak bisa dikenal. Dia bukanlah energi yang pernah kita kenal. Tidak satu pun bisa tahu kapan Dia ada. Bagaikan dalam suatu kolam yang terjadi akibat adanya genangan air. Tanpa ada seorang pun yang menaburkan benih ikan, namun setelah sekian lama tergenang, banyak orang memancing ikan. Dan anehnya, banyak orang bisa mendapatkan ikan saat memancing.

Roh

Roh gentayangan memang ada. Roh terdiri dari pikiran dan perasaan. Silakan baca ini. Nah hantu memang ada. Dan orang yang bisa melihat karena orang tersebut pada frekuensi getaran rendah. Silakan baca ini.

Oleh karenanya, hantu dan setan/iblis atau pesugihan berbeda. Yang kita sebut sebagai hantu adalah roh yang tidak sadar bahwa tubunya telah tiada, namun tetap ingin berhubungan dengan manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen − 11 =

Scroll Up