Implikasi Hidup Berkesadaran

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Hidup Berkesadaran

Implikasi dari Hidup Berkesadaran adalah karena keyakinan bahwa perubahan merupakan keniscayaan. Bagaikan terbitnya matahari dari timur; walaupun sesungguhnya matahari tidak pernah terbit. Para suci dan para avatar serta para suci yang hidup berkesadaran dalam suasana ceria selalu.

Dalam buku Spiritual Astrology disebutkan:

Hidup Berkesadaran adalah hidup segar dari hari ke hari, dari detik ke detik. Hidup berkesadaran berarti merevisi, memperbaharui, dan sekaligus memperbaiki definisi kita tentang kesadaran dari hari ke hari.

Keyakinan

Hidup berkesadaran juga adalah hidup beryakinan. Keyakinan bahwa perubahan di dunia ini merupakan suatu keniscayaan. Setiap benda yang kita miliki dapat dipastikan tidak akan bisa kita miliki selamanya. Mungkin ada yang membantah atau menyangkal. Let’s say kita bisa miliki, tetapi setiap manusia tidak akan bisa repas dari kematian; apakah kita bisa membawa benda yang ‘katanya’ milik kita?

Suatu keyakinan merupakan sesuatu yang tak tergoyahkan. Dengan menyadari bahwa setiap perbuatan kita pasti berbuah dengan akibat, kita akan berhati-hati dalam melakukan segala sesuatu. Keyakinan akan hal ini membuat kita berhati-hati dalam segala tindakan. Pikiran, ucapan serta perbuatan yang kita lakukan tidak dipungkiri akan berakibat.  Pikiran merupakan kekuatan penciptaan. Ucapan juga getaran. Oleh karenanya tentu akan berbuat. Tidak disangkal lagi perbuatan.

Silakan simak video di bawah ini:

Kesadaran

Buah dari kesadaran adalah keterbukaan diri akan setiap akibat perbuatan kita. Dengan kata lain, kita membuka diri dengan setiap kemungkinan dan menerima setiap keadaan. Memang sulit. Bukan suatu hal yang mudah untuk menerima ini. Namun kita tidak akan bisa menghindarkan dari suatu kejadian.

So, untuk hidup dalam kesadaran tidak bisa hanya satu kali. Sepanjang hidup kita harus selalu dalam keadaan sadar. Hidup sadar merupakan suatu bukti bahwa kekuatan Kundalini kita sudah bangkit. Karena hanya mereka yang sadar atau kundalininya sudah bangkit bisa membuka diri terhadap segala kemungkinan. Mereka sadar bahwa derita yang kita alami bukan sebagai akibat perbuatan orang lain, tetapi sebagai akibat ulah kita. Dengan demikian kita tidak mencari kambing hitam, tetapi kita terus berupaya memperbaiki diri sendiri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + seventeen =

Scroll Up