Jangan sia-siakan berkah khusus

0 Filsafat | Kesehatan | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Berkah khusus

Berkah khusus adalah pemberianNya yang paling berharga. Inilah yang paling mulia karena Ilahi bersifat suci dań mulia adanya. suci merupakan sifat yang tidak bernoda dań tidak dapat ternodai. Suci tidak tersentuh dan bersifat abadi. Dialah Sang Atma yang meliputi alam semesta. Dialah sang saksi kehidupan serta semua kejadian di alam ini.

Berkah Ilahi bisa dialami oleh siapa saja. Bukan monopoli para avatar, para suci, dan utusanNya. Ini yang sering kita lupakan sehingga kita lupa mengembangkan Kemanusiaan dałam diri kita. Kita berupaya, maka berkah Ilahi pun turun. So, yang kita lakukan adalah semata membersihkan wadah yang sudah karatan.

Bagaimana ciriNya

Ciri seseorang yang diberikan berkah Ilahi adalah mereka yang bisa memuja Tuhan yang berwujud dan tanpa wujud. Kesadaran akan keberadaan Dia di mana-mana. Kita sering menentukan bahwa Tuhan adalah yang abstrak dan juga bisa mengambil wujud dengan berbagai bentuk. Tanpa sadar kita mengatur bentuk Tuhan. Kepicikan dan ego kita yang kerdil sehingga membatasi KeesaanNya.

Bila kita menganggap bahwa Tuhan tidak berwujud. Mengapa? Karena kita takut ditegur oleh Tuhan yang mengambil wujud dalam rangka untuk mengingatkan kita sehingga kita bisa kembali kepada Nya.

Penerimaan kita terhadap keberwujudan Nya dałam segala bentuk dan juga mengakui KeberadaanNya yang abstrak merupakan berkah Ilahi. Tidak mudah hal ini diterima oleh baanvak orang. Mungkin baanvak yang tidak percaya. Namun, bila kita mau membuka diri, apa penyebab ketidakdamaian di bumi ini? Ya hanya satu penyebabnya: ‘Kita tidak dapat menerima bahwa Dia Hyang Maha Kuasa bisa mengambil wujud dan juga bisa abstrak.’

Penyembah Alam

Banggalah kita yang lahir dan tinggal di wilayah yang memiliki keluhuran Warisan budaya. Kita sering melihat di beberapa Daerah masih menghargai pohon berana sesajen. Kita dianggap penyembah berhala dalam pohon; Inilah animisme.

Animisme

Ya kita mesti bangga dianggap sebagai penyembah pohon dan bebatuan serta semua makhluk hidup. Animisme berasal dari animal yang berarti hidup. PBB juga menganjurkan agar kita memjaga kelestarian alam; implikasinya kita harus menjaga kelestarian keberadaan pohon. Bukankah ini secara tidak langsung kita menghormati eksistensinya? Ini juga tujuan dari pemberian sesajen. Penghormatan atau mengingat bahwa dalam pohon ini juga ada kehidupan. Dan bila Kita Bisa menjaga keberadaan pohon ini, maka kita juga memjaga agar tidak terjadi bencana alam: longsor, banjir dan sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten + sixteen =

Scroll Up