Kekinian…

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Kekinian

Bisakah kekinian dibicarakan?

Sama sekali suatu hal yang mustahil. Bila ada dua orang duduk berdampingan, sedekat apapun, sedang membicarakan yang mereka sebut kekinian, dapat dipastikan tidak bisa. Antara ke dua orang tersebut terpaut jarak, sedekat apapun. Bia si A mengatakan ‘Saat ini’ pada si B, maka saat si B mendengar sudah terpaut sepersekian detik. Dengan kata lain bahwa yang disampaikan si A sudah bukan lagi memiliki makna kekinian pada si B.

Saat ini dan sekarang atau hear and now bukanlah sesuatu yang bisa dibicarakan. Konsep ini hanya bisa dialami oleh orang yang menginginkan. Semakin sering seseorang mengalami keadaan saat ini, ia semakin tidak terikat. ia semakin memiliki kebebasan. Kebebasan berarti kebahagiaan.

Kebebasan = Kebahagiaan = Keceriaan

Pengharapan merupakan sumber penderitaan. Keinginan yang tidak terpenuhi merupakan penderitaan. Kekecewaan membuat orang menderita. Kecewa membuat seseorang tidak move on dari masa lalu. Ia selalu teringat pada masa lalu. Semakin besar harapan tidak terpenuhi semakin besar rasa sedih, marah, kecewa, dan sakit hati. Inilah penderitaan.

Satu keinginan terpenuhi, seseorang ‘merasakan bahagia’. Pada hal ini hanyalah kelegaan karena terpenuhinya keinginan. Kelegaan tidak bertahan lama. Ini bukan kebahagiaan. Kebahagiaan terjadi saat tidak ada beban keterikatan.

Saya teringat pada kelompok ‘Gypsy’ Mereka mencari kebebasan, namun yang terjadi adalah kebebasan yang tidak terkendali. Kebebasan sejati terjadi bila tidak ada keterikatan pada sesuatu. Kita memiliki kemampuan untuk memilih sesuatu. Walaupun demikian, sering sekali kebebasan untuk menentukan pilihan pun dianggap sebagai keterikatan. Pada hal, ini sebagai sesuatu upaya untuk ‘mengikatkan’ diri. Adalah keinginan dari kita untuk mengikatkan diri. Bukan terikat karena tidak berdaya, tetapi atas pilihan sendiri atau free will untuk mengikatkan diri.

Kita terikat karena conditioning lingkungan. Akibat suatu kebiasaan, synap syaraf dalam otak kita membentuk pola tertentu. Meditasi adalah solusi untuk mengembalikan synap-synap yang terbentuk dari kebiasaan ciptaan lingkungan. Oleh karena itu tidak mengherankan bagi para meditator atau para master yang rutin melakukan ritual meditasi mengalami kebebasan dari keterikatan sebagai akibat conditioning lingkungan.

Hear and Now

Saat ini hanya bisa dialami. Tidak bisa didiskusikan. Saat ini bisa dialami oleh banyak orang pada saat bersamaan. Bisa saja ada jarak, bahkan bisa jauh. Tetapi jarak bukan lagi menjadi kendala bagi orang yang ingin atau berkehendak mengalami hear and now. Bagaimana ‘rasa’ kekinian?

Mereka yang mengalami kekinian merasaka sesuatu rasa kebahagiaan. Sebagai contoh: ada dua orang yang duduk berjarak. Si A sedang menyanyikan lagu dengan penuh rasa syukur. Ia merasakan bahagia saat menyanyikan suatu lagu, biasanya lagu pujian pada Sang Maha Indah. Pada saat bersamaan, si B juga bisa mengalami kekinian. Si menyatukan diri pada rasa kebahagiaan yang dialami si A. Ke duanya sedang mengalami ‘kekinian’

Bisa juga hal ini terjadi pada sekelompok orang yang berada pada frekuensi kebahagiaan yang sama. Semuanya mengalami kekinian. Inilah bahagia….

Pengalaman seorang teman

Suatu ketika seorang teman bercerita. Ia sedang melakukan meditasi pada pagi hari. Tanpa disengaja, ia mendengarkan suara burung. Dan anehnya, tanpa sadar ia mulutnya menirukan suara burung tersebut. Saat itu, ia merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Ia merasakan rasa ceria sang burung. Ia begitu menikmati suara kicauan burung melalui mulutnya. Inilah kekinian.

Seseorang yang sedang mengamati keluar masuknya napas dengan penuh kesadaran juga sedang berada di alam kekinian. Karena tidak ada istilah napas kemarin dan juga tidak ada napas di masa akan datang. Napas hanya ada di saat ini.

Dan ketika anda bisa dengan penuh kesadaran bisa memperhatikan nafas, saat itu anda merasakan kebahagiaan. Inilah kekinian…

Bila anda bingung, ini juga wajar. Karena memang hear and now tidak bisa dijelaskan. Hanya bisa dialami…. Silakan mencoba….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight + 1 =

Scroll Up