Kematian tubuh memisahkan segalanya….

0 Filsafat | Inspirasi | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Kematian Tubuh

Kematian Tubuh kasar memisahkan roh sang kekasih. Ya, jangan berharap ketemu dengan kekasih hati setelah kematian tubuh kasar. Karena adanya otak sebagai bagian tubuh kasar memungkinkan seseorang bisa berhubungan dengan orang lain. Fungsi otak sebagai pengatur frekuensi sehingga orang bisa saling berhubungan.

Setiap orang dapat dipastikan memiliki frekuensi berbeda. Ketika seseorang masih hidup, ada otak yang berfungsi untuk mengatur atau menyamakan frekuensi sehingga seseorang bisa berkomunikasi. Ketika seseorang berkomunikasi dengan temannya, tentu sedang membicarakan topik yang sama sehingga bisa saling berbalas.

Manfaat Otak

Adalah suatu berkah yang amat luar biasa kita bisa lahir ke bumi ini. Tanpa kita lahir ke bumi, kita tidak bisa memiliki otak sebagai alat untuk melakukan transformasi intelektual menjadi buddhi. Buddhi adalah jembatan dari pikiran yang hanya memikirkan diri sendiri menuju ke alam kekosongan. So, tidak ada jaminan bahwa walaupun buddhi dalam diri manusia berkembang bisa tidak jatuh lagi. Ini pekerjaan purna waktu selama hidup.

Sejatinya kita semua berasal dari kekosongan. Dalam Bhagavad Gita ada pernyataan menarik: Kamu semua adalah ide-Ku, tetapi Aku tidak berada di dalam dirimu. Ya, kita semua merupakan ‘ide’Nya. Saya ingat bahwa semua benda di atas bumi ini adalah ide manusia. Namun si manusia atau pikiran manusia tidak ada dalam benda ciptaannya. Persis seperti kalimat tadi.

tool untuk mentransformasi intelektual ke intelejensia. Oleh karena itu, bila pikiran kita hanya berisi atau digunakan untuk memikirkan bendawi, sesungguhnyalah kita telah menyia-siakan berkah keberadaan di bumi ini.

Tidak ada pertemuan setelah kematian tubuh

Suatu hal yang saya pastikan tidak mungkin bertemu antara sepasang kekasih di alam setelah kehidupan. Bila pun mereka mengatakan bisa, yang ditemuinya hanyalah ilusi ciptaan sendiri.

Begitu seseorang meninggal, maka ia berada pada frekuensinya sendiri. Sedangkan si kekasih yang mati kemudian juga gerada pada frekuensinya sendiri.

Hal ini juga bsa terjadi pada mereka yang berharap mendapatkan surga karena telah melakukan sesuatu. Maka, surga yang diperolehnya juga ciptaan pikirannya sendiri.

Saya pernah menonton film The Six Sense. Rahasia Roh…..

Video di bawah ini menjadi inspirasi juga bahwa ketika frekuensi seseorang meningkat, maka ia tidak lagi bisa melihat makhluk halus.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve + twenty =

Scroll Up