Kesadaran Jiwa, itulah ibadah sesungguhnya

0 Ayur Hypnotherapy | Inspirasi | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Kesadaran Jiwa

Kesadaran Jiwa berarti kita bertindak tepat. Tepat sesuai dengan keadaan dan kondisi demi sesuatu yang mulia. Mulia berarti dharmaTindakan atau perbuatan yang dibutuhkan orang banyak atau memberikan menfaat bagi banyak orang. Bukan hanya bagi golongan sendiri.

Dengan kata lain, mereka yang memiliki Kesadaran Jiwa hidup selaras dengan semesta. Yang berarti juga memahami bahwa tindakan atau perbuatannya tidak bertentangan dengan kasih.

Rasa takut

Pada umumnya kita bertindak dilandasi dengan rasa takut. Bisa takut tidak bisa makan, bisa takut tidak dianggap bersosialita, dan lain sebagainya. Karen adanya rasa takut sehingga pada umumnya bisa melakukan tindak yang tidak manusiawi. Ini sebagai tanda bahwa seseorang belum jadi manusia.

Dalam buku Kesadaran Jiwa atau Soul Awareness

Kesadaran Jiwa atau Soul Awareness membebaskan kita dari Pengaruh segala macam motivasi, janji, dan rasa takut. Kesadaran Jiwa ini membuat kita bertindak baik, dan tepat karena bertindak baik memang baik adanya; sebab bertindak tepat memang tepat adanya.

Musuh Utama

Rasa takut juga merupakan musuh utama manusia:

Bagi para pejalan spiritual langkah awal sebelum menjalaninya adalah mengatasi rasa takut.  Banyak teknik meditasi yang diberikan di Pusat Pelatihan Yoga dan Meditasi Anand Ashram yang bertujuan untuk melepaskan kondosioning manusia. So, langkah pertama de-conditioning pola pikir kita yang amburadul karena bentukan lingkungan.

Conditioning manusia pada dasarnya disebabkan dari hasil perbuatan masa lalu. Dan karena sesuai dengan instink hewani masih melekat, maka keadaan lingkungan yang belum selaras dengan alam dengan mudah kita serap. Hasilnya jelas, semakin jauh dari potensi alami kita.

Covid 19

Saat tulisan ini dibuat sedang marak-maraknya Virus Corona atau lebih dikenal Covid 19. Upaya utama pencegahan penyebaran adalah mengisolasi diri. Sayang banyak orang yang mengaku percaya Tuhan atau beragama menganggap enteng dengan mengatakan bahwa Tuhan akan melindungi walaupun tetap kumpul-kumpul. Padahal dengan berkumpul sehingga bersentuhan mengakibatkan gampang tertular.

Bila mereka benar-benar percaya Tuhan dan pasti dilindungi, mereka pasti dengan suka rela mengajukan diri sebagai volunteer untuk membantu garda paling depan, para awak medis. Namun tidak juga berani.

Dengan kata lainnya, sesungguhnya hanyalah untuk menutupi ketidakpeduliannya atau kebodohannya.

Ini bukan Kesadaran Jiwa…..

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + 7 =

Scroll Up