Masih belum kapok?

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Kesehatan | Meditasi No Comments

Kapok

Kapok atau jera merupakan sesuatu yang sulit dilakoni. Bagaikan pedasnya cabe. Saat kita makan cabai merasakan pedasnya, kita bilang ‘kapok’, tetapi beberapa saat kemudian makan lagi. Masih saja kita tidak mau belajar bahwa dengan mengkonsumsi makhluk hidup lebih banyak resiko daripada manfaatnya.

Saat tulisan ini dibuat, sedang mewabah yang disebut ‘Virus Corona‘. Banyak korban berjatuhan, namun juga banyak yang tersembuhkan. Ada dugaan bahwa virus berasal dari kelelawar. Kemudian saat terjadi flu burung juga berasal dari hewan. Ada juga dari babi. Pendek kata, kebanyakan dari hewan sumber utamanya. Lucunya, tidak satu pun penyebab atau sumber dari tumbuhan.

Tips Antisipasi

Banyak tips untuk mengatasinya. Sebagaimana disebutkan dalam pemberitaan bahwa pada umumnya mereka yang meninggal akibat virus ini disebabkan daya tahan tubuh lemah. Virus ini tidak berkembang dalam tubuh yang memiliki daya tahan bagus. Untuk itu yang harus dilakukan adalah meningkatkan ketahanan tubuh kita masing-masing.

Jenis makanan yang kita asup akan mempengaruhi daya tahan tubuh kita. Selain itu hidup bersih dengan cara memperhatikan lingkungan serta senantiasa menghindari tempat keramaian (paling tidak untuk saat virus sedang mewabah).

Doktrin Makanan

Apakah ada?

Pengaruh lingkungan tanpa kita sadari berubah seakan doktrin. Dalam hidup keseharian, kita tanpa kuasa menerima bombardir tentang yang kita asup sebagai makanan. Sejak kecil kita dibombardir Oleh pendapat orang sekitar kita. Banyak orang berpendapat bahwa kandungan protein hewani lebih banyak daripada tumbuhan. Semua yang kita dengar, lihat dan rasakan terekam di alam bawah sadar. Faktanya? Silakan baca ini.

Rekaman dari lingkungan merupakan dasar pembentukan sifat atau karakter ketika semakin tumbuh dewasa. Ini yang saya sebutkan conditioning lingkungan. Conditioning seperti ini menjauhkan diri dari kesejatiannya. Untuk membongkar kondisioning  seperti ini dibutuhkan kehadiran seseorang yang sudah sadar atau cerah. Dan inilah Peran utama seorang Guru Sejati.

Sesungguhnya tanpa sadar kita sudah menuhankan makanan. Kita bisa berburu jauh dari tempat tinggal kita hanya semata untuk mencari jenis makanan kesukaan kita. Kita rela menunggu untuk antrian semata untuk mendapatkan jenis makanan favorit.  Semuanya kesukaan yang hanya memperturutkan kenyamanan indrawi menjadikan tubuh kita melemah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 5 =

Scroll Up