Mata Ilahi

0 Filsafat | Kesehatan | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Mata Ilahi

Mata Ilahi melihat kemuliaan Gusti Pangeran di mana-mana. Mata-kebendaan melihat benda, materi di mana-mana. (Dikutip dari Bhagavad Gita by Anand Krishna. Bahagvad Gita adalah panduan bagi kehidupan ini. Banyak rahasia yang diungkapkan. Namun sesungguhnya juga bukan rahasia. Rahasia atau bukan sesungguhnya tergantung dari kita; cara pandang kita.

Yang dimaksudkan dengan Mata Ilahi sesungguhnya merupakan cara pandang yang dipengaruhi oleh muatan pikiran kita. Bila yang terkandung dalam pikiran kita hanyalah materi, maka yang tampak juga hanyalah benda atau materi. Inilah sebabnya dalam Bhagavad Gita disebutkan bahwa Mata Ilahi merupakan berkah yang diberikan oleh seseorang yang juga memilikinya.

Mata fisik

Banyak ungkapan yang manyatakan bahwa sesungguhnya mata fisik hanyalah jendela. Inil;ah sebabnya sekian banyak orang sering mengatakan bahwa kadang melihat seseorang memiliki pandangan kosong. Ini berarti, walaupun matanya me;lihat benda tetapi pikirannya tidak ikut melihat. Ketika mata seseorang berbinar saat melihat sesuatu, anatara mata dan pikiran selaras.

Mata fisik sangat dibutuhkan oleh kita semuanya. Tanpa mata fisik, kita tidak bisa membaca sesuatu yang ama berguna untuk menunjang terjadinya kesadaran. Dari berberapa kalimat ini, Kita Bisa memahami bahwa setiap anggota tubuh memiliki Peran masing-masing. Tidak ada satu anggota tubuh lebih baik atau unggul dari anggoata tubuh liana. Kita satu kesatuan yang utuh.

Alam Semesta

Demikian juga alam semesta ini merupakan satu organisme kehidupan. Tidak usah jauh melihat alam semesta. Lihat lah sekeliling kita. Bunga, pohon, batuan, hujan, atau pun awan merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling ketergantungan. Tidak satu pun benda di alam/bumi ini satu lebih unggul atau Lebih baik dari lainnya.

Batuan kita butuhkan saat kita membangun rumah. Tanaman kita butuhkan untuk mengolah karbon dioksida menjadi oksigen. Demikian juga hewan dan segala sesuatu yang ada di bumi ini saling bergantung. Setiap wujud unik adanya. Setiap wujud memiliki peran untuk mewujudkan satu kedamaian yang Indah;surga.

Surga bukanlah ada setelah kematian. Saat ini dan sekarang kita bisa mewujudkan Mata Ilahi atak cara pandang yang membuat bumi menjadi indah dan damai. Tiada seorang pun bisa mewujudkan surga di bumi ini kecuali kita bersama.

Kembangkanlah mata kebendaan menjadi mata Ilahi. Inilah cara pendan yang mulia. Hanyalah mata ilahi yang penuh dengan kemuliaan bisa melihat kemuliaan di mana-mana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven − five =

Scroll Up