Mindfulness beda dengan Meditasi

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Inspirasi | Meditasi No Comments

Mindfulness

Konsep Mindfulness lebih membuat orang fokus, sedangkan meditasi mendorong pola pikiran seseorang menyadari keadaan, meluas. Fokus menuju kesempitan, meditasi meluaskan pikiran. Sifat alami pikiran sesungguhnya meluas. So, konsep mindfulness tidak selaras dengan sifat alam yang terus berekspansi.

Sayangnya, banyak orang yang belum memahami hal tersebut. Salam video di basah ini dijelaskan secara singkat namun jelas perbedaan antara ke duanya. Tampaknya sama dalam cara, namun dalam video tersebut dijelaskan. Bagaikan kunci pada pintu. Sama kuncinya, tinggal cara atau arah memutarnya. Ke arah satu membuat pintu terkunci, sedangkan arah kebalikannya membuat pintu terbuka.

Pengaruh Mindfulness

Pada suatu acara pelatihan di sini, seorang teman yang pernah mengikuti cara Mindfulness secara online menceritakan pengalamannya. Hasil yang diraskan selama meditasi online pola tersebut membuatnya tidak bisa tenang dan damai saat duduk diam. Sebaliknya, setelah mengikuti meditasi di sini, ia bisa merasakan ketenangan secara alami. Mungkin saja, hal tersebut tidak dialami yang lain. Bukankah setiap orang unik adanya?

Hal yang sama juga terjadi pada obat flu. Banyak obat jenis flu tersedia dijual di pasar dan warung. Setiap orang memiliki kecocokan masing-masing. Tidak bisa satu obat yang sama diberikan pada orang lain. Yang akan saya ceritakan bukanlah hasil, tetapi prosesnya. Proses yang berbeda akan membuahkan hasil yang berbeda pula, walaupun yang diperhatikan sama. Napas…

Bagi pemahaman penganut mindfulness, bisa saja terjadi kelegaan. Untuk memberikan bukti secara nyata adalah dalam kehidupan sehari-hari. Bila yang bersangkutan kemudian bisa hidup selaras dengan alam, inilah wujud nyata ekspansi. Inilah juga sifat alami pikiran…..

Perbedaan

Saat duduk diam apa yang menjadi obyek perhatian. Bila fokus perhatian pada pikiran dan senses rasa, maka ini merupakan proses ke arah fokusisasi. Fokus memiliki pemahaman yang memiliki kemiripan dengan konsentrasi. Dan keterikatan bisa terjadi pada proses fokus atau konsentrasi.

Keterikatan pada benda duniawi terjadi karena perhatian tersedot pada kenyamanan indrawi yang dihasilkan sebagai akibat kontak antara indra dan benda tersebut. Dan ketika kontak terjadi antara ke duanya, maka memori masa lalu akan tertarik atau terpicu ke permukaan kembali.

Meditasi tampaknya sama, memperhatikan napas. Namun ketika pikiran sudah mulai ada atau muncul ke permukaan, perhatian kembali ke arah napas. Meditasi menyadari bahwa pikiran akan selalu ada. Tidak perlu melakukan penghakiman, pikiran ini baik atau pun buruk. Pikiran selalu berubah, labil.  Melampaui pikiran, itulah meditasi….

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × one =

Scroll Up