Neocortex gerbang Ilahi….

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Neocortex gerbang Ilahi

Mengapa neocortex saya sebut sebagai gerbang atau pintu masuk ke alam Ilahi? Sebutan bahwa Neocortex gerbang Ilahi bukanlah hal berlebihan. Fungsi neocortex membuat manusia sadar akan kemanusiaannya. Keilahian berarti kemuliaan jiwa. Jiwa yang mulia berarti sadar akan hubungan dirinya dengan makhluk dan alam sekitarnya.

Dengan menggunakan Neocrtex sebagaimana fungsi sebanarnya, seseorang memiliki kemungkinan untuk mengalami penyatuan dengan Sang Khalik, Kekosongan. Bagaimana mungkin Sang Khalik adalah Kekosongan?

Kosong berarti tiada sesuatu di dalamnya. Bila ada sesuatu berarti bukan tempat kosong. Kosong juga berarti tiada dualitas. Ada benda ada dualitas. Ada sifat ada dualitas. Ada sifat panas tentu ada sifat dingin. Dualitas juga berarti ada dua pihak. Bila ada dua pihak berarti tidak kosong. Bila tidak ada satupun pihak, itulah kosong. Bingung???!!!! Sama… Saya juga. Bukan anda sendiri yang bingung…

Manusia bisa hidup tanpa Neocortex

Neocortex gerbang Ilahi ‘sengaja’ dipasang agar manusia bisa kembali ke alam kasunyatan. Alam kekosongan. Tidak seperti anggota tubuh lainnya, neocortex bagaikan sesuatu hard disk baru yang diinstall begitu saja. Mengapa???

Bila anggota tubuh lain: tangan, kaki, jantung, paru, bahkan otak tidak ada, maka manusia tidak bisa bergerak sempurna. Tetapi banyak manusia bisa hidup tanpa memanfaatkan neocortex. Ya, manusia bisa hidup dengan mencari uang hanya dengan otak, tanpa neocortex.

Orang yang tidak menggunakan neocortex bekerja dan mendapatkan uang dengan segala cara. Ingin makan, ya makan. Ingin berhubungan seks yang langsung melakukannya tanpa menimbang; apakah perbuatannya tepat atau tidak. Yang terakhir inilah fungsi dari neocortex. Menimbang atau memilah antara perbuatan tepat dan tidak. Bukan benar atau salah.

Barang baru

Jadi neocortex bisa dikatakan sebagai barang tambahan atau baru. Bisa digunakan juga bisa tidak. Bila tidak menggunakan atau memanfaatkan funsi neocortex, ia bisa tetap hidup, namun perbuatannya tidak berbeda dengan hewan. Tidak bisa menggunakan kemampuan untuk menimbang, tepat atau tidak.

Banyak orang di sekitar kita tidak menggunakan fungsi neocortex secara optimal. Ini terlihat dari pikiran, ucapan serta perbuatannya yang hanya memperturutkan keinginan indra saja. Keinginan ego, baik golongan maupun kelompok. Yang hanya memahami keinginan tanpa bisa mengetahui perbedaan antara kebutuhan dan keinginan berarti belum menyadari bahwa ada alat atau barang baru yang disebut neocortex sebagai gerbang menuju kemuliaan diri.

Lengkapnya, mari kita simak video di bawah ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × two =

Scroll Up