Penderitaan bahan bakar roda kehidupan

0 Ayur Hypnotherapy | Filsafat | Inspirasi | Meditasi No Comments

Penderitaan

Ya, bah bakar utama berjalannya roda kehidupan adalah penderitaan. Dengan adanya penderitaan, kita bisa merasakan kebahagiaan. Adanya rasa sakit yang kita alami, baru kita bisa menghargai bahwa kesehatan merupakan modal utama kebahagiaan. Ya, ada tiga sumber kebahagiaan: Kesehatan, Relasi, dan Kepuasan Diri.

Pengalaman penderitaan dibutuhkan oleh seorang Sidharta Gautama untuk menggapai pencerahan. Bagi Sidharta yang masih seorang anak raja, ia dijauhkan dari orang yang tua, sakit, dan mati. Hal ini dimaksudkan oleh ayahnya agar Pangeran Sidharta tidak mengenal penderitaan.

Cerita Kehidupan

Kehidupan ini bagaikan cerita. Tidak adanya yang disebut sebagai penderitaan akan membuat hidup menjadi hambar. Dalam video di atas dijelaskan bahwa yang namanya kisah Cinderalla tidak akan ada bila seorang Cinderella hidup bahagia bersama orangtuanya, dan kemudian tamat. Demikian juga seorang Sidharta Gautama tidak akan ke luar dari istana kemudian mengembara untuk memahami bahwa hidup ini sebagai suatu cerita duka yang diakibatkan oleh Perbuatan masa lalunya.

Mungkinkah ada cerita tentang kisah percintaan antara Romeo dan Yuliet bila hanya ada pasangan bahagia Romeo dan Yuliet yang kemudian hidup sebagai pasangan bahagia yang kemudian tamat? Adanya perjuangan untuk mencapai kebahagiaan diawali oleh derita kerinduan untuk menyatu antara keduanya. Kemudian disukai untuk jadi cerita dalam film atau drama percintaan.

Mungkinkah ada keinginan orang untuk berkunjung ke suatu tempat yang kemudian disebut lokasi wisata bila tidak ada keinginan untuk merasakan kebahagiaan atau kesenangan bila brada di tempat yang dianggap indah?

 Zaman Kaliyuga

Sebelum era sekarang yang dikenal Zaman Kali Yuga atau Zaman Kegelapan, ada yang disebut Zaman Sat Yuga atau Kebajikan. Karena kita semua saat ini hidup dalam era Kaliyuga dengan kekuasaan pada materi atau anggapan bahwa kebahagiaan bisa didapat melalui diperolehnya harta, saya tidak kebayang mengenai kehidupan era Sat Yuga yang katana orang yang berwatak serakah tidak sebanyak sekarang.

Adanya Zaman Kali Yuga membuka kemungkinan terjadinya lompatan kuantum dalam Kesadaran. Ketika rasa cerita begitu dalam sampai titik terbawah bisa terjadi Suatu letupan pencerahan yang membuat seseorang menyadari bahwa semuanya hanya permainan pikiran. Ini terjadi karena adanya ketidakteraturan. Jika hidup serba kecukupan, akan ada suatu kejenuhan. Adanya tantangan untuk mengatasi penderitaan membuat ada kisah kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × one =

Scroll Up