Program anak……

0 Filsafat | Inspirasi | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Program anak

Program anak berarti kita yang menginginkan kehadiran seorang anak yang baik. Tentu anak yang mengangkat derajat orang tua. Baik berarti yang mulia dan memuliakan. Baik sebagaimana pengertian umum; demi kebaikan umum bukan kebaikan sendiri atau golongan.

Karena sering kita menyempitkan arti makna baik hanya untuk golongan dan diri sendiri. Kita lupa akan tujuan kelahiran kita di bumi ini; untuk menjadi manusia seutuhnya. Menjadi manusia seutuhnya juga bermakna menjaga keberlangsungan kehidupan ini; keberlangsungan kehidupan kita bersama berarti memelihara lingkungan kita bersama.

Kearifan Nusantara/Leluhur

Zaman dahulu ketika era kerajaan masih mendominasi banyak wilayah di negara yang sekarang menjadi negara kesatuan, para raja melakukan doa sebelum melakukan hubungan suami istri, bahkan denna berpuasa. Mereka sedang melakukan program anak. Permohonan mereka adalah agar anak yang kelak lahir melalui rahim ibu/wanita adalah seorang anak yang mulia.

Doa mereka yang baik merupakan undangan bagi roh yang juga mulia. Karena doa merupakan getaran alam yang juga dikenal oleh roh yang akan lahir. Karena sifat dasar hukum alam ini juga hukum tarik menarik, maka yang akan hadir ke dalam rahim seorang calon ibu yang ingin kebajikan bagi keturunannya juga yang sejenis frekuensinya.

Inilah keutamaan warisan leluhur nusantara, mereka memahami bahwa ada roh-roh yang sedang menunggu panggilan untuk lahir kembali. Keinginan agar anak yang kan dilahirkan bersifat selaras dengan alam atau mulia akan diterima oleh roh yang juga sadar akan tujuan utama kelahirannya.

Sayangnya banyak orang sudah tidak lagi memahami hukum alam ini, sehingga kita bisa melihat hasil dari hubungan intim menghasilkan di luar program anak yang ditujuan untuk suatu kebajikan bersama.

Kesiapan batin dan tubuh

Untuk memberikan kualitas anak yang berkualitas baik tentu juga harus mempertimbangkan wadah sang calon ibu. Tubuh kita berasal dari kualitas makanan yang kita asup. Berikan asupan pada tubuh kita jenis makanan yang tidak beracun/berkualitas.

Kita harus memahami bahwa makanan yang kita asup akan membentuk jaringan otak yang berkualitas.Bila kita salah mengasup makanan yang berkualitas rendah, maka akan tumbuh seorang anak yang juga kurang berkarakter. Tumbuhan memiliki sifat hidup dan menghidupi; Urip Iku Urup.

Batin atau dalam hal ini saya maksudkan dengen cara berpikir juga harus senantiasa dijaga kemuliaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × one =

Scroll Up