Rahasia Kemanunggalan

0 Filsafat | Inspirasi | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Rahasia Kemanunggalan

Rahasia Kemanunggalan bukanlah sesuatu yang wah luar biasa. Memang kata seperti rahasia menjadi komoditas yang diburu oleh banyak orang, terutama berburu yang disebut dengan rahasia. Inilah kesukaan mind. Mind dalam hal ini mewakili ego manusia. Namun tujuan utama dari kehidupa kita saat ini bukanlah menyembah mind. 

Ya, kehadiran manusia di muka bumi ini adalah untuk membunuh si mind. Si mind inilah hijab atau pembatas penghalang kemanunggalan dengan sang pemilik alam semesta. Sekali lagi bukan secara fisio, tetapi dalam cara pandang kita.

Kemanunggalan

Bila kita memahami bahwa yang selama ini kita sebum Sang Tunggal, bagaimana mungkin ada keterpisahan antara kita manusia denga Dia?

Kita dibuat dari bahan dasar/baku yang sama. Kepercayaan atau keyakinan kita bahwa Dia Hyang Tunggal berarti tiada selain Dia. Dengan kata lain, alam seisinya termasuk kita sejatinya muncul atau mewujud dari Dia. Tiada bahan lain selain Dia. Ibarat perhiasan emas. Bahan dasar/baku adalah emas. Setelah oleh tukang emas dicairkan kemudian dengan keinginannya, ia membuat berbagai bentuk atau wujud dari bahan tersebut. Bila dibuat dari bukan emas dapat dipastikan ditolak oleh si pemesan.

Karena ulah si pikiran yang merasa berbeda dengan yang lain, maka ia membuat sekat. So, dengan kata lain sesungguhnya kita sendiri lah yang menciptakan. Tiada keterpisahan; yang ada hanyalah kemanunggalan.

Teknik Tertinggi Yoga

Ketika saya membaca buku Alpha & Omega Spiritualitas by Anand Krishna, tertuliskan sebagai berikut:

menguasai rahasia kemanunggalan

memahamai fenomena-fenomena alam.

Adalah Karma Yoga jawabannya. Berkarya tanpa pamrih. Berkarya bukan untuk kepentingan diri sendiri dan tolonganak atau kolompok, tetapi bagi seluruh alam.

Alam Semesta

Rasa Kemanunggalan

Dalam setiap pesan para avatar, dia yang turun dari ‘ketinggian’. Dengan kata lain sudah menggapai puncak tertinggi memiliki satu pesan yang sama:

Perlakukan semua makhluk sebagaimana dirimu ingin dperlakukan.

So, bila kita tidak suka dicaci, dipukul dan lain sebagainya, tidak selayaknya kita berbuat semau kita terhadap makhluk lain. Seluruh isi alam semesta; bukan hanya makhluk hidup.

Sekali lagi, bunuhlah si pikiran bila ingin memahami Rahasia Kemanunggalan. Inilah Teknik Tertinggi Yoga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × three =

Scroll Up