Sains mendukung kebenaran spiritual

0 Filsafat | Inspirasi | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Sains

Sains dan spiritual tidak bertentangan bahkan membenarkan yang disampaikan oleh spiritual. Ilmuwan besar seperti Albert Einstein pada jelang akhir hayat kunjungannya ke dunia memahami bahwa semuanya disatukan oleh Maha Energi. Dia sering membaca Bhagavad Gita dan amat memahami maknanya.

Pengetahuan modern telah membuktikan bahwa matahari pun mengeluarkan suara sebagaimana pernah disampaikan oleh para bijak masa lalu: OM.

Hal ini tidak mengherankan karena memang segala ilmu pengetahuan berasal dari Sang Maha Mengetahui. Segala yang ditemukan oleh manusia hanyalah ulangan. Ingat yang pernah disampaikan oleh Baginda Sulaiman: ‘Nothing is new under the sun’

Otak dan Pikiran/Mind 

Yang sekarang kita kenal sebagai komputer yang terdiri dari perangkat keras/hardware dan perangkat lunak/software membuktikan bagaimana terjadinya kelahiran kembali manusia. Bukan tubuh yang lahir kembali, tetapi pikiran dan perasaan atau roh.

Otak berfungsi sebagai perangkat keras dan software/perangkat lunaknya adalah mind: pikiran dan perasaan. Tubuh kita boleh mati , otak sebagai bagian dari tubuh juga musnah atau terurai, tetapi pikiran dan perasaan dengan segala kenginan, kemarahan, kekecewaan tetap eksis tersimpan. Sebagaimana yang disebutkan dalam buku Ilmu Sains dan Meditasi yang dituliskan oleh Maharishi Anand Krishna dan Dr. B. Setiawan (alm): pikiran adalah Medan Energi Bio Electric yang tidak pernah punah.

Dahulu sebelum ada komputer, sangat sulit bisa menerima proses kelahiran kembali, tetapi dengan adanya komputer, maka semakin mempermudah menjelaskan proses terjadinya kelahiran kembali.

Siapa yang berkehendak menjelaskan atau membuka ini semua? Ya, Hyang Maha Tahu. Ingat teman-teman, tiada sesuatu di dunia ini jika bukan karena kehendak-Nya. So, Inilah salah satu bukti bahwa sains atau ilmi pengetahuan mendukung yang dahulu kala disampaikan dalam kitab Veda.

Telepon

Demikian juga perangkat gadjet yang kita kenal sekarang sebagai telepon. Dahulu para rishi atau para bijak menyempaikan pesan melalui getaran pikiran/perasaan, tetapi para guru spiritual sekarang bisa menyampaikan pesan melalui gadjet. Cara kerjanya juga tidak beda, melalui getaran udara. Mungkin faks kurang dikenal sekarang, tetapi pesan dikirimkan melalui kabel telepon.

Demikian juga dengan televisi.

Sepertinya Hyang Maha Tahu membukakan bahwa yang ada di alam ini adalah untuk semakin meyakinkan bahwa semuanya bersumber dari Dia. So, gunakanlah segala sains yang kita ketahui untuk meningkatkan evolusi kesadaran diri sehingga bumi ini lestari kita tempati bersama.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 − 2 =

Scroll Up