Seleksi Alam

0 Filsafat | Kesehatan | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Seleksi Alam

Seleksi alam terjadi bukan tanpa alasan. Segala sesuatu yang kita alami bukan tanpa sebab. Kedua hal ini memiliki korelasi. Di atas segalanya sesungguhnya kita memiliki kemampuan untuk memiliki. Kena seleksi alam atau tidak. Corona 19 yang saat ini melanda bukan tanpa sebab.

Seleksi Alam

Keserakahanlah penyebab utama terciptanya keadaan seperti ini. Dia bagaikan air bah lewat depan rumah kita. Dan bila kita sadar bahwa kita bisa saja terlanda oleh air bah berupa wabah, sebaiknya menghendar dengan cara tinggal di dalam pagar rumah. Sungguh-sungguh pagar rumah; inilah isolasi diri.

Seleksi alam sedang terjadi untuk memilih orang yang selama ini melakukan perbuatan yang tidak selaras dengan alam. Cara menghindarkan juga sudah diberikan sebelumnya. Ini caranya.

Keserakahan

Mahatma Gandhi pernah mengatakan: ‘Dunia ini bisa memenuhi kebutuhan semua orang, tetapi tidak akan bisa memenuhi keserakahan seorang manusia.’

Akibat keserakahanlah maka dunia ini kacau, termasuk wabah Corona 19 yang saat ini melanda dunia. Bukan hanya satu bangsa, tetapi seluruh negara yang eksis di muka bumi.  Dan sebagaimana disebutkan di atas cara menghindarinya sangat mudah, tinggal di dalam rumah. Biarkan dia lewat.

Arogansi

Ya, kesombongan lah penyebab kita terkena seleksi alam. Alam sedang melakukan pembersihan terhadap mereka yang hidup tidak selaras dengan alam, termasuk keserakahan. Hanya mementingkan diri sendiri. Mengkonsumsi jenis makanan yang tidak sesuai dengan kodratnya sebagai manusia.

Pergi berkeliaran hanya untuk memuaskan keinginannya merupakan sikap arogan yang menantang alam. So, Janganlah menyesal bila terkena seleksi alam. Kecuali memang tidak ada pilihan bahwa tanpa bepergian ia tidak bisa memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Tekanan saya adalah bagi orang yang bepergian tanpa alasan hanya untuk mengikuti keinginannya.

Sikap seperti ini juga melemahkan ketahanan atau imunitas tubuh kita. Mengapa?

Kemampuan imunitas tubuh kita mengalami penurunan bila ada kesedihan, ketakutan, kemarahan, serta kesombongan. Sebaliknya, sikap tenang dan mengasihi menaikkan daya imunitas tubuh kita. Ini hukum alam. Sikap seperti itu selaras dengan alam. Dharma.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

six + twelve =

Scroll Up