Tahi Kucing rasa coklat……

0 Filsafat | Kesehatan | Meditasi | Pengembangan Diri No Comments

Tahi kucing

Tahi kucing pastilah bau bagi mereka yang waras. Namun ungkapan ini bisa berbeda bila seseorang sedang bangkit cinta; bukan jatuh. Cinta itu tumbuh sebagaimana pepatah Jawa: ‘Witing tresno jalaran soko kulino..’. Lha kalau jatuh mungkin bisa tumbuh di lahan lain.

Bagi mereka yang katanya ‘cinta’, namun konotasi sesungguhnya hanyalah agar supaya bisa ML secara legal. Inilah sebabnya banyak cerita tentang pernikahan ujungnya selingkuh atau cari pasangan baru dengan berbagai alasan. Bukan kata Gombloh juga begitu? Tahi kucing rasa coklat.

Pemahaman Cinta

Secara umum ada tiga pegertian emosi cinta. Dengan kata lain sesungguhnya yang kita katakan cinta berarti masih pada tingkat emosional; belum pada lapisan kesadaran yang lebih mulia. Katanya cinta tetapi memaksakan kehendak. Ini bukan cinta tetapi tindak kekerasan atas dasar nafsu birahi. Hanya meminta dan meminta, cinta seorang pengemis. Bukankah kadang kita yang mengatakan cinta pada Tuhan juga hanya ingin meminta sesuai keinginan badaniah/indra kita?

Cinta yang diberikan bila kita juga harapkan balasan. Inilah cinta pasangan muda atau yang selanjutnya dilanjutkan pada jenjang pernikahan. Seharusnya cinta ini kemudian bertransformasi menjadi cinta sejati. Saling memperhatikan kebutuhan masing-masing. Dan pada akhirnya pasangan ini menjadi teman sejati dalam mengarungi bahtera kehidupan.

Cinta paling mulia adalah kasih yang senantiasa memberi dan memberi.

Cinta Alam Semesta

Inilah kasih alam semesta pada kita semua. Alam tidak pernah meminta balasan atas segala yang telah diberikan pada kita. Sejatinya bumi inilah ibu kita yang pantas dimualiakan. Kita mendapatkan air tanpa harapkan ucapan terima kasih dari kita. Inilah makna kata ‘Terima Kasih‘ Warisan keluhuran Nusantara.

Nah, sesungguhnyalah sebagaimana latihan yang diberikan pada video di atas berbagi bagaimana membangkitkan cinta pada alam semesta. Bukan rasa cinta yang masih pada lapisan emosi. Karena emosi belum dalam, lihat penjelasan makna emosi di sini.

Ketika kita mengirimkan getaran kasih/cinta pada alam semesta, maka alam pun akan memberikan kebutuhan kita.  Dia Amat sangat tahu kebutuhan kita; bukan keinginan….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − 6 =

Scroll Up