Tiada berkah tanpa upaya….

0 Filsafat | Inspirasi No Comments

Holla begitu bangga memamerkan bahwa ia sudah sembahyang sesuai yang diperintahkan oleh agama.(aneh, agama koq memerintah). Juga segala ritual sebagaimana di atur dalam kitab suci. Ia dalam keadaan miskin. Ia melakukan semua yang dianjurkan oleh agama dengan maksud agar Tuhan memberikan kekayaan sehingga ia bisa hidup layak. Langkah yang kurang tepat Holla. Mengapa?

Holla lupa bahwa ketika bekerja di suatu kantor pun ia harus memiliki keahlian dan kepintaran terlebih dahulu baru bisa mengabdi pada kantor. Kita tidak bisa bekerja atau mengabdi pada suatu kantor tanpa bekal kemampuan yang memadai. Dengan kata lain kita berupaya memberdayakan diri terlebih dahulu, baru akan memperoleh imbalan.

Demikian pula saat kita mengabdi pada Tuhan. Berdayakan diri sendiri terlebih dahulu setelah itu berkah dari Tuhan akan datang. Mengapa demikian? Selama ini pengertian kita adalah kebalikan.

Dengan menganggap diri tidak berdaya kemudian berdoa dan melakukan segala ritual agama kemudian kekayaan datang. Kenyataannya bukan demikian. Berupaya terlebih dahulu kemudian berkah datang. Pengakuan bahwa semua yang kita terima berkah dari Tuhan bermakna untuk menafikkan diri kita. Inilah upaya untuk menghilangkan atau memenggal ego.

Jadi sesungguhnya langkah awal untuk melepaskan diri dari kondisioning lingkunvan bermakna untuk melepaskan keterikatan akibat kondisioning lingkungan yang ditanamkan sejak kecil. Pelarangan dan perintah membentuk kondisi keterikatan kita terhadap masyarakat selama ini. Pemberdayaan diri berarti belajar untuk bertanggung jawab atas perilaku sendiri.

Self empowerment berarti pemberdayaan diri. Neo Self Empowerment sangat penting dalam kehidupan ini. Setelah mampu memberdayakan diri sendiri kemudian baru berkah dari Tuhan terjadi. Saat mampu berdayakan diri sendiri baru berkah turun. Berkah pun mesti ditebus dengan upaya yang keras. Doa tanpa upaya tidak membuahkan berkah…

Jika ada yang bertanya,bagaimana cara atau bukti bahwa ada campur tangan Tuhan dalam upayamu? Mempertanyakan hal seperti ini membuktikan bahwa keyakinan atau faith masih lemah. Tunjukkan bahwa kita berupaya baru berkah Tuhan terjadi. Kita melangkah 1 langkah menuju kepada Nya, Tuhan mendatangi 1000 langkah menghampiri kita. Demikian juga dalam hal perjalanan spiritual. Kita bekerja keras kemudian datang berkah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − six =

Scroll Up