Yoga adalah penyatuan dengan ILAHI….

0 Ayur Hypnotherapy | Inspirasi | Pengembangan Diri | Rekomendasi Buku No Comments

 

Yoga bukanlah olah raga. Sebagaimana tujuan dari arti kata ‘YOGA’ itu sendiri, penyatuan dengan Ilahi. Apa yang dimaksudkan dengan penyatuan?

Penyatuan bermakna berpikir, berucap, dan berbuat sebagaimana sifat alam. Apakah sifat alam yang dominan?

Kasih dan memberi. Itulah sifat alam yang paling dominan. Dalam kitab Suci juga disebutkan kata itu berulang kali. Bahkan sebelum melakukan suatu tindakan, kata tersebut senantiasa diucapkan. Tujuan nya adalah mengingatkan manusia bahwa dirinya adalah wakil Allah di atas bumi. Sehingga semua perbuatannya harus dilandasi kasih dan sayang. Tentu kasih dan sayang bagi semua makhluk. Bagaimana bisa????? Mereka bukan se-umat !!!!

Tiada satu pun di atas bumi, bahkan yang eksis di alam semesta bukan manifestasi Tuhan. Jika hati kita terbuka, kita bisa merasakan getaran yang halus dan saling keterhubungan antara kita. Baik benda hidup maupun mati. Adakah yang disebut benda mati?

Suatu benda dikatakan mati jika ia tidak berubah. Mungkin kah itu ada?

Mungkin ada seorang berkata, batu, besi, kayu, dan lain yang tidak bergerak. Mari kita renungkan: Adakah yang tidak hancur? Sama sekali tidak ada. Semua sedang mengalami proses menuju kehancuran. Dengan kata lain, yang terjadi adalah proses perubahan. Makna lainnya adalah bahwa tiada satu pun benda yang mati. Semua berproses. Semua hidup…

Kembali ke YOGA.

Banyak orang salah tafsir, jika melakukan harus berkeringat.

Prinsip yang amat salah…. Karena Yoga bukanlah bertujuan untuk olah otot.

Tujuan utama dari YOGA adalah untuk penyatuan dengan Ilahi. Dengan melakukan yoga secara benar, akan terjadi perubahan susunan syaraf secara otomatis dalam otak manusia. Yoga merupakan alat stimuli untuk peningkatan kesadaran dalam otak atau pikiran manusia.

Jika melakukan gerakan YOGA  dengan tepat, akan sangat merasakan kenikmatan atau kenyamanan di seluruh badan. Dan tanpa sadar, ungkapan rasa syukur pun terjadi. Sebagai ungkapan rasa syukur yang mendalam, maka sebagai aplikasinya adalah pelayanan terhadap sesama.

Rasa yang sulit diungkapkan dengan kata. Rasa inilah yang bisa dikatakan sebagai penyatuan. Karena yang terjadi saat itu adalah kenyamanan dan kenikmatan dari seluruh badan sehingga dalam sekian detik, pikiran tidak eksis.

Mengapa bisa dikatakan demikian????

Kita mesti memahami makna dari kata MANUSIA.

Kata manusia terdiri dari 2 kata: MAN dan ISYA.

Man berhubungan dengan ‘mind‘ yang berarti pikiran. Arti kata awal dari ‘man-isya’ adalah pikiran.

Kata ke dua berkaitan dengan Tuhan. Bkan kah ‘isy’ berarti Ilahi?

So, saat pikiran tidak eksis, saat itu seluruh rasa dan fokus perhatian tertuju pada rasa nyaman yang menyelimuti seluruh badan. Pikiran atau mind tiada, yang ada hanya ‘isy.’

Itulah tujuan dari YOGA. Bukan sebagai olah raga yang berkaitan dengan kesehatan tubuh. Jesus juga sering melakukan YOGA, penyatuan dengan Allah. Gerakan tubuh dalam Yoga di sebut ASANA. Tujuan dari ASANA adalah mengalami penyatuan. Jika perasaan nikmat ini bisa disyukuri, maka efeknya terlihat dalam tindakan. Pikiran, ucapan serta tindakan yang selaras dengan alam semesta.

Makna penyatuan adalah bisa empati atau merasakan penderitaan sesama. Kemudian inilah yang terjadi:

Jangan perbuat terhadap orang lain sebagaimana dirimu tidak mau diperlakukan.

Gampang nya:

Perlakukan orang lain sebagaimana dirimu ingin diperlakukan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one + four =

Scroll Up