oleh Marhento | Apr 14, 2015 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Inspirasi, Meditasi, Pengembangan Diri
Mana dunia mimpi mana dunia nyata. Saat tidur kemudian mengalami mimpi dikejar harimau, bangun berkeringat dan jantung berdebar. Saat kita tidak tidur pun mengalami hal sama. Saat mimpi bertemu dengan wanita dan terangsang juga mengeluarkan cairan. Saat melekpun jika...
oleh Marhento | Apr 10, 2015 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Inspirasi, Meditasi, Pengembangan Diri
Dahulu sebelum memahami tentang spiritual atau pun meditasi, ketika mendengar seseorang bisa menebak suatu peristiwa yang akan terjadi, saya kagum. Wah orang sakti, bisa tahu peristiwa yang akan terjadi. Namun, bukankah hal ini juga bisa diketahui hewan? Contohnya,...
oleh Marhento | Apr 7, 2015 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Meditasi, Pengembangan Diri
Membaca puisi Hamzah Fansuri, seorang sufi dari Aceh. Tanggalkan rasa dan akalmu jika ingin bertemu dengan Tuhan. Apa yang dimaksud dengan tanggalkan akal dan rasa. Akal yang dimaksud disini adalah akal yang sesuai dengan pemahaman umum. Akal sesuai pemahaman umum...
oleh Marhento | Apr 5, 2015 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Inspirasi, Meditasi, Pengembangan Diri
Banyak orang umum begitu getol dan membanggakan bahwa dirinya bermoral dan beragama. Tapi seberapa jauh kita memahami moralitas? Moral terkait erat dengan kebijaksaan dan keadilan. Sementara spiritualitas lebih cenderung ke arah perbuatan tepat atau tidak tepat....
oleh Marhento | Apr 4, 2015 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Inspirasi, Kesehatan, Meditasi, Pengembangan Diri
Selama ini kita kenal hanyalah polusi suara. Ketika suara diukur dan melampaui ambang batas yang ditentukan oleh manusia agar telinga tidak mengalami gangguan penyakit. Demikian juga kualitas air. Ada alat ukur tertentu yang dibuat atau ditentukan oleh manusia agar...
oleh Marhento | Apr 3, 2015 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Meditasi, Pengembangan Diri
Kelahiran kembali ke dunia adalah keniscayaan yang tidak terpungkiri. Boleh saja orang membantah, ‘Tidak mungkin. Agamaku tidak menyatakan adanya kelahiran kembali.’ Sah-sah saja. Tidak ada yang melarang. Sama juga tidak ada yang bisa melarang jika saya menuliskan...