oleh Marhento | Jul 18, 2013 | Filsafat, Meditasi, Pengembangan Diri
Banyak orang mengira bisa bertemu dengan Tuhan setelah mati. Keberadaan Tuhan memang maha misteri. Apa dan bagaimana Tuhan, tiada seorang pun tahu. Jangan cepat-cepat membantah. Selama ini kita hanya percaya yang dikatakan para nabi. Kemudian dengan kepercayaan yang...
oleh Marhento | Jul 17, 2013 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Meditasi, Pengembangan Diri
Amati pikiranmu. Pikiranmulah sumber kekacauan di bumi ini. Pikiran lah setan sesungguhnya. Namun tanpa dia, anda juga bingung. Banyak orang bertanya, jika pikiran diamati, lantas siapa yang mengamatinya. Pertanyaan ini begitu penting dan mendasar untuk mengungkapkan...
oleh Marhento | Jul 12, 2013 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Meditasi
Ke tiganya sesungguhnya satu jua. Tidak terpisahkan. Mind adalah satu-satunya yang melekat dalam tubuh manusia, sementara yang dua lainnya adalah turunan atau bentukan mind. Tidak satupun manusia yang pernah diajak berjudi oleh setan. Dan tidak satupun manusia pernah...
oleh Marhento | Jul 11, 2013 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Inspirasi, Pengembangan Diri
Kata ini masih merupakan topik yang seringkali dibicarakan. Banyak orang yang masih saja sulit membedakan antara kebahagiaan dan kelegaan. Sesungguhnya sifat bahagia tidak memilki lawan kata seperti senang – sedih. Sakit – sehat. Siang – malam....
oleh Marhento | Jul 9, 2013 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Meditasi, Pengembangan Diri
Kebanyakan manusia bertindak tidak sadar. Bagaimana mengetahui bahwa tindakan manusia tidak sadar? Dengan sangat mudah membedakan. Mereka yang melakukan tidak sadar selalu berorientasi untuk kepentingan diri sendiri, kelompok bahkan golongan. Mereka cenderung...
oleh Marhento | Jul 9, 2013 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Kesehatan, Pengembangan Diri
Ya, setelah pikiran bersih kita bisa menghargai kehidupan. Pikiran yang bahagia menjadikan hidup berkualitas. Hanya pikiran yang jernihlah bisa merasakan bahagia. Mengapa? Pikiran yang sudah jernih bisa membedakan tindakan tepat dan tidak tepat. Bukankah kita hidup...