Ketinggian tingkat spiritual tidak bisa diukur dari kemampuan seseorang bisa meramal masa depan atau kebisaan melihat makhluk halus atau memiliki kesaktian atau juga kebisaan untuk mengobati dan lain sebagainya. Dan merupakan hal tidak diperlukan untuk mengetahui ketinggian tingkat spiritual orang lainnya. Yang sangat amat dibutuhkan adalah memantau kualitas tingkat spiritual bagi diri sendiri.

Untuk itu tidak sulit. Namun dibutuhkan keberanian untuk melepaskan diri dari hipnosis massal. Kita selama ini tanpa sadar telah menjadi perbudakan massa. Sama sekali kita tidak sadar bahwa sejak kecil kita tidak memiliki kebebasan untuk menentukan jenis keyakinan atau kepercayaan kita. Sehingga dengan mudah kita dikendalikan lingkungan. Dan saat itulah tingkat kerendahan spiritual yang kita miliki.

Buku Meditasi dan Yoga Terbaik

  • Dapatkan Buku Meditasi Terbaik Untuk Pemula [Beli Buku]
  • Dapatkan Buku Yoga Terbaik Untuk Pemula [Beli Buku]
  • Dapatkan Buku Yoga Sutra Patanjali [Beli Buku]

Mari kita simak video di bawah ini:

Korelasi tingkat spiritual VS Kebahagiaan

Hidup dengan kebebasan untuk berekspresi dan tidak lagi di bawah pengaruh orang lain adalah kebahagiaan. So, semakin tinggi kualitas spiritual kita semakin tinggi kebahagiaan yang dimilikinya. Tentu kebebasan yang tidak menciderai sesama, baik makhluk hidup maupun yang kita sebut benda mati. Karena tidak satu pun ada benda mati sesungguhnya.

Ketidak mampuan kita melepaskan diri dari perbudakan massal membuat kita semakin menderita. Karena untuk melakukan ini dan itu, kita dipengaruhi oleh pendapat orang lain. Bahkan untuk mendidik anak sendiri pun kita minta pendapat orang lain. Ini terbukti dari cara kita menumbuhkembangkan  potensi anak. Kita hanya mengandalkan ketinggian intelektual bukan menjadikan anak sebagai manusia seutuhnya.

Kesendirian

Kita lahir sendiri, hidup sendiri, dan mati juga sendiri. Kita harus bertanggung jawab atas kebahagiaan diri sendiri. Kita tidak butuh pendapat orang lain untuk menjadi bahagia atau menderita. Penderitaan terjadi ketika kita bergantung pada pendapat orang lain.┬áMungkin ada yang berpendapat: ‘Mungkinkah kita hidup sendiri?’

Hidup sendiri berarti kita melakukan keputusan secara mandiri. pernahkah kita merenungkan bahwa ketika kita sakit yang bisa menyembuhkan diri sendiri? Boleh ada pendant bahwa karena obat, tetapi bila kita tidak mau minus obat, mungkinkah kita sembuh?

Bukankah ketika kita jatuh dan merasakan sakit juga sendiri? Orang lain bisa menghibur, tetapi yang merasakan sakit tetaplah diri sendiri.

Kesendirian bukanlah kesepian. Kesendirian adalah produk kemandirian; kebebasan. Dalam segala hal, baik keyakinan maupun melakukan segala bentuk ritual. Namun hangman diartikan ritual yang mengorbankan kehidupan makhluk lain demi terpenuhinya kenyamanan diri. Semakin tinggi tingkat spiritual anda semakin mandiri anda. Semakin sedikit bergantung pada orang lain.