oleh Marhento | Jun 9, 2018 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Inspirasi, Meditasi, Pengembangan Diri
Siapa Aku? Siapa Aku?; Sampai dunia kiamat, tidak akan pertanyaan ini bisa dijawab. Karena setiap jawaban yang muncul adalah produk pikiran. Kita semua lahir dan kemudian hidup sebagai produk pikiran atau mind. Identitas kita dibentuk oleh lingkungan yang sangat amat...
oleh Marhento | Jun 7, 2018 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Meditasi, Pengembangan Diri
Produk Ilahi hangman berharap bahwa bila Anda menggunakan produk Ilahi atau alam banyak disukai orang. Produk Ilahi mengantar manusia masuk ke dalam diri. Dan ini data dipastikan banyak orang tidak suka. Produk ini membuat orang ke luar dari permainan dunia. Hal ini...
oleh Marhento | Jun 4, 2018 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Meditasi, Pengembangan Diri
Kegelapan Kegelapan ada sebelum adanya cahaya. Dalam keadaan gelap, manusia butuh cahaya. Sayangnya, banyak anggapan bahwa Tuhan adalah cahaya. Dalam ruang yang bercahaya, kita tidak butuh kegelapapan. Sebagaimana teori alam semesta saat ini disebutkan bahwa lebih...
oleh Marhento | Jun 2, 2018 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Meditasi, Pengembangan Diri
Pencerahan bukan pencapaian Merayakan kehidupan, itulah pencerahan. Banyak orang memburu yang satu ini, tetapi ketika datang pada seorang Master sejati, beliau akan berkata bahwa itu bukan tujuan kehidupan. Ketika seseorang memahami bahwa tidak ada satu pun di atas...
oleh Marhento | Mei 30, 2018 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Meditasi, Pengembangan Diri
Membunuh Tuhan Ya, hanya manusia yang bisa membunuh Tuhan. Tuhan adalah cinta kasih. Ketika banyak orang membunuh rasa cinta kasih dalam diri, tidak beda ia sedang membunuh Tuhan. Kita selama ini beranggapan bahwa menyembah Tuhan, namun sayangnya kita lupa bahwa tidak...
oleh Marhento | Mei 26, 2018 | Ayur Hypnotherapy, Filsafat, Meditasi, Pengembangan Diri
Menjadi Manusia Ya, Tuhan sedang menjadi manusia. Ini jelas sekali tertulis pada satu ayat dari salah satu kitab peninggalan seorang suci: ‘Tuhan lebih dekat dari urat lehermu.’ Artinya adalah bahwa Tuhan tidaklah terpisah. Sayangnya ayat ini tidak...